Jakarta — BPOM menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diikuti oleh seluruh pimpinan dan pegawai di Lapangan Kantor BPOM pusat pada Senin (1/6/2026). Meski berbarengan dengan rangkaian libur panjang hari besar keagamaan, tak menyurutkan antusiasme aparatur sipil negara (ASN) BPOM untuk hadir langsung mengikuti upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan, sebagai momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara pada hari ini yaitu Sekretaris Utama Jayadi dengan Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor Bayu Wibisono sebagai Komandan Upacara. Inspektur Upacara membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan historis. “Momentum ini sangat penting untuk meneguhkan komitmen seluruh anak bangsa dalam menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini mengingatkan bahwa Pancasila merupakan kekuatan yang menyatukan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Nilai-nilai yang diwariskan para pendiri bangsa tersebut menjadi fondasi yang terus relevan dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus membangun masa depan yang lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPOM Taruna Ikrar mengikuti Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta jajaran pimpinan kementerian/lembaga, dan instansi pemerintah lainnya. Kehadiran Kepala BPOM dalam upacara kenegaraan tersebut menjadi wujud komitmen BPOM dalam mendukung penguatan ideologi Pancasila sebagai landasan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Bagi seluruh insan BPOM, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momen refleksi bahwa setiap tugas yang diemban merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Sebagai ASN yang bertanggung jawab dalam melindungi kesehatan masyarakat melalui pengawasan obat dan makanan, nilai-nilai Pancasila hadir dalam setiap langkah kerja. Mulai dari menjaga integritas, memberikan pelayanan terbaik, mengedepankan profesionalisme, hingga membangun kolaborasi demi kepentingan masyarakat.
Semangat tersebut juga sejalan dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK. Pengamalan Pancasila diwujudkan melalui pelayanan yang berorientasi pada masyarakat, sikap akuntabel dalam menjalankan amanah, kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi, serta semangat harmonis dan kolaboratif dalam bekerja. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi pedoman moral, tetapi juga menjadi budaya kerja yang memperkuat kinerja organisasi.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa menjaga Pancasila tidak cukup dilakukan melalui kata-kata, tetapi melalui tindakan nyata dalam setiap ruang pengabdian. Dari laboratorium, unit pelayanan, hingga berbagai lini pengawasan di seluruh Indonesia, setiap kontribusi yang diberikan merupakan bagian dari upaya mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana terkandung dalam nilai-nilai luhur Pancasila.
Dengan semangat persatuan dan gotong royong, seluruh pimpinan dan pegawai BPOM meneguhkan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berpihak kepada masyarakat. Sebab, mengamalkan Pancasila berarti menghadirkan manfaat nyata bagi sesama dan menjadikan setiap pengabdian sebagai bagian dari ikhtiar membangun Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. (HM - Fathan)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat