BPOM Raih Penghargaan Arsip Hasil Pengawasan Kearsipan Klaster II Tahun 2025

04-06-2026 Umum Dilihat 12 kali

Jakarta - BPOM kembali meraih penghargaan pada Anugerah Kearsipan Nasional 2026. Penghargaan BPOM ini masuk dalam kategori Kementerian/Lembaga pada Klaster II dengan kategori AA “Sangat Memuaskan” berdasarkan hasil pengawasan kearsipan di tahun 2025. 

Penghargaan tersebut disampaikan pada kegiatan Rapat Koordinasi Kearsipan yang diselenggarakan oleh Arsip Negara Republik Indonesia (ANRI) pada Rabu (20/5/2026). Sekretaris Utama BPOM Jayadi hadir langsung pada kesempatan tersebut mewakili Kepala BPOM untuk menerima penghargaan yang diserahkan oleh Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional (TKKN) ANRI Andi Abubakar. 

Sejak 2024, BPOM secara konsisten meraih peringkat atas dalam Hasil Pengawasan Kearsipan oleh ANRI. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan tata kelola arsip BPOM diakui sebagai salah satu yang terbaik di tingkat lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK).

Pengawasan kearsipan BPOM dinilai berdasarkan kesesuaian penyelenggaraan kearsipan dengan prinsip, kaidah, dan standar kearsipan nasional. Penilaian ini mengacu pada 2 aspek utama, yaitu pengelolaan arsip dinamis, yang memberikan porsi bobot tertinggi untuk penilaian, dan sumber daya kearsipan. Aspek penilaian tersebut terbagi lagi ke dalam 2 tahapan, yaitu pengawasan kearsipan internal dengan bobot penilaian 40% dan pengawasan kearsipan eksternal dengan bobot penilaian 60%.

Di kesempatan terpisah, Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan harapan agar penghargaan yang kembali diraih di tahun ini menjadi penyemangat bagi pelaksana kearsipan di lingkungan BPOM untuk terus menjaga akuntabiltas kinerja BPOM melalui tata kelola arsip yang baik. “Terima kasih atas kontribusinya dalam pengelolaan kearsipan BPOM. Semoga bisa terus kita jaga, yang juga akan menjadi bukti pertanggungjawaban bahwa penyelenggaraan tugas dan fungsi BPOM berjalan secara akuntabel,” ujar Taruna Ikrar.  

Penyelenggaraan Anugerah Kearsipan Nasional 2026 hari ini bersamaan dengan momen Puncak Peringatan Hari Kearsipan ke-55 yang mengusung tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Kepala ANRI Mego Pinandito menyebut bahwa peringatan Hari Kearsipan merupakan momentum bersejarah yang menjadi bentuk refleksi dan komitmen di dalam reformasi birokrasi, khususnya dalam reformasi kearsipan dan transformasi kearsipan secara digital.

Dalam paparan pembukaan yang disampaikannya terkait dengan arah penyelenggaraan kearsipan nasional, Mego menambahkan bahwa saat ini, arsip tidak lagi hanya dilihat sebagai sebuah rekaman. Arsip merupakan sumber daya strategis yang akan memberikan kekuatan untuk membentuk, mengarahkan, dan memberdayakan masa depan bangsa. 

“Arsip sebagai penjaga memori kolektif bangsa untuk menjamin keaslian, keutuhan dan keberlanjutan informasi nilai arsip, dan yang terpenting adalah menjaga akuntabilitas dari penyelenggaraan negara itu sendiri,” tutur Mego.

Mego mengajak seluruh insan kearsipan kementerian/lembaga dan instansi yang hadir pada kegiatan tersebut untuk bersama-sama menyelaraskan langkah dengan program pemerintah dalam membangun pemerintahan digital dengan proses yang lebih modern. Dengan begitu, sistem kearsipan diharapkan dapat tetap menjaga keotentikan arsip negara yang terintegrasi dengan fondasi utama dalam pengambilan keputusan, perumusan kebijakan, maupun akuntabilitas pertanggungjawaban, dengan ujung targetnya adalah menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik. (HM-Faisal)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Dokumentasi: ANRI dan Humas BPOM

Sarana