BPOM HSU Ikut Semarakkan Menanam 10.000 Tanaman Obat Pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

17-07-2023 Loka POM di Kabupaten Hulu Sungai Utara Dilihat 208 kali

Amuntai - Minggu (16/07/2023), BPOM RI dan UPT BPOM menyelenggarakan Gerakan Menanam 10.000 Tanaman Obat Serentak Seluruh Indonesia sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environmental Day/WED). Acara bertajuk "Menanam untuk Lingkungan" ini diselenggarakan di Desa Bihara Hilir Kab. Balangan, dan Desa Pasar Senin Kab. Hulu Sungai Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh BPOM HSU, Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kab. Balangan, Kepala Desa Bihara Hilir serta seperangkat Aparat Desa setempat dan berjumlah 30 peserta.

 

BPOM HSU ikut berpartisipasi dalam menggalang kesadaran akan pentingnya lingkungan sehat melalui menanam 10.000 tanaman obat. Adapun Tanaman yang ditanam meliputi sirsak, jambu mente, ketapi, mahoni, kayu putih, daun salam, dan nangka. Jenis-jenis tanaman ini dipilih karena memiliki manfaat kesehatan dan memiliki peranan penting dalam ekosistem lingkungan.

 

"Kami ingin melakukan aksi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mempromosikan kesehatan melalui tanaman obat alami. Tanaman-tanaman yang kami tanam memiliki sifat obat yang bermanfaat bagi masyarakat, dan dengan menanam secara serentak, kita juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan keberagaman hayati" Jelas Kepala BPOM HSU, Bambang Hery Purwanto,

 

Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan bimbingan dari petugas ahli terkait tanaman yang bermanfaat dan kerja sama benih antara masyarakat ke dinas pemerintahan terkait oleh KPH Balangan. Selain menanam tanaman, BPOM HSU dan KPH Balangan juga memberikan edukasi tentang penggunaan tanaman obat secara bijak dan aman sesuai dengan petunjuk yang tepat.

 

BPOM HSU berharap bahwa gerakan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terlibat dalam menjaga lingkungan dan memanfaatkan tanaman obat secara bertanggung jawab, hal ini pun akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Semoga melalui partisipasi aktif masyarakat, kesadaran akan pentingnya lingkungan sehat dan pemanfaatan tanaman obat alami dapat terus berkembang, sehingga kita dapat menjaga alam dan kesehatan kita dengan seimbang (HM.Winda)nolimithoki

Sarana