Tanjung, 15 Oktober 2024 - Loka POM Tabalong melakukan Bimbingan Teknis Businnes Development untuk UMKM Obat dan Makanan dalam program SAPA NUSANTARA (Sinergi Pendampingan Keamanan, Mutu, Izin Edar Produk dan Pendampingan Bisnis UMKM Obat dan Makanan di Wilayah Penyangga IKN Nusantara) bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM Obat dan Makanan dalam proses pengembangan bisnis dan mampu meningkatkan serta mempertahankan produk mereka dipasaran seiring dengan kemajuan teknologi sekarang ini.
Acara ini dihadiri 10 UMKM yang telah mendapatkan izin edar BPOM terdiri dari 4 kabupaten yaitu kab.Tabalong, kab. HSU, kab. balangan dan kab.HST
Acara di buka oleh kepala Loka POM di Kab. Tabalong Taufiqurrohman, S.Si., MAB dalam sambutannya beliau menyampaikan Bimbingan Teknis ini sebagai bentuk komitmen Loka POM di Kabupaten Tabalong untuk membantu pelaku usaha dalam pengembangan bisnis, hal ini merupakan rangkaian inovasi program SAPA NUSANTARA dimana di awali dari pendampingan UMKM, kemudian tahap sertifikasi sarana hingga tahap Registrasi Produk untuk mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE) sebagai legalitas dari produk. Beliau juga menyampaikan sudah melakukan penawaran ke beberapa ritel modern di IKN Nusantara, di bandara Soekarno Hatta, Samsudin Noor dan Kafe Nusantara di Jakarta.
Bimbingan Teknis ini menghadirkan Narasumber dari PT. Sarigading selaku CEO bakul banua yang di sampaikan oleh bapak Abdi, S.Si beliau menyampaikan materi terkait dengan tips dan trik terkait pemasaran produk secara digital dan memanfaatkan teknologi seperti ChatGpt dan Gemini sehingga memudahkan para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya dan personal branding untuk produk.
Narasumber kedua disampaikan langsung oleh Kepala Loka POM Tabalong dengan Materi Business Model Canvas (BMC) beliau menyampaikan terkait tips dan trik dimana terdapat 9 komponen yang disajikan dalam 1 halaman
Para peserta sangat antuasis menyimak dari kedua narasumber tersebut dan harapanya setelah dari bimbingan teknis ini para pelaku usaha dapat mengimplementasikan pada usahanya masing masing agar terus konsisten dalam pengembangan bisnis produk Obat dan Makanan sehingga mampu menjadi UMKM yang memiliki daya saing.